Keberadaan Politik Pembangunan Nasional Terhadap Internasional

Pembangunan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia secara terus menerus dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global. Pelaksanaannya mengacu pada kepribadian bangsa dan nilai luhur yang universal untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang berdaulat, mandiri, berkeadilan, sejahtera, maju, serta kukuh kekuatan moral dan etikanya. Tujuan pembangunan nasional itu sendiri adalah sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahreraan seluruh bangsa Indonesia dan setiap warga negara Indonesia harus ikut serta dan berperan dalam melaksanakan pembangunan sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing. Politik pembangunan sebagai pedoman dalam pembangunan nasional memerlukan keterpaduan tata nilai, struktur, dan proses. Keterpaduan tersebut merupakan himpunan usaha untuk mencapai efisiensi, daya guna, dan hasil guna sebesar mungkin dalam penggunaan sumber dana dan daya nasional guna mewujudkan tujuan nasional. Sejak kemerdekaan Indonesia , bangsa Indonesia telah menetapkan tujuan nasional dari perjuangan untuk mengisi kemerdekaannya, yaitu sebagaimana tertuang dalam jiwa dan semangat darim pembukaan Undang-undang Dasar 1945 ialah: Masyarakat adil dan makmur berdasarkan apncasila dalam wadah Negara kesatuan Republik Indonesia dan dalam lingkungan suasana persahabatan dan perdamaian dunia.

Sejarah menunjukkan bahwa usaha dan kegiatan untuk merealisasikan tujuan nasional yang merupakan perngejawantahan dari seluruh rakyat dan bangsa Indonesia tersebut kurang mencapai hasil karena adanya usaha-usaha yang hendak menyelewengkan perjuangan rakyat dan bangsa Indonesia. Penyelewengan-penyelewengan dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia mencapai puncaknya dengan pecahnya pemberontakan G 30 S/PKI. Penyelewengan ini tidak saja meliputi bidang administrasi, ekonomi, politik, sosial-budaya, hankam, kan tetapi telah lebih jauh daripada itu ialah meyelewengkan falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Keadaan yang demikian itu menimbulkan reaksi yang spontan dari kekuatan pendukung Pancasila nyang menghendaki dihentikannya penyelewengan-penyelewengan tersebut serta diluruskannya kembali arah perjuangan rakyat dan bangsa Indonesia menuju kepada tujuan nasional yang telah ditetapkan.

 

Program-Program Pembangunan

 

  • Politik dalam negeri

Pembangunan politik dalam negeri diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang bersama dengan bidang-bidang kehidupan lain di dalam masyarakat agar dapat memberikan kontribusi ataupun pengaruh yang optimal demi terwujudnya suatu sistem politik nasional yang berkedaulatan pada rakyat yang demokratis dan terbuka. Pembangunan politik di dalam negeri dilaksanakan berdasarkan beberapa program sebagai berikut:

  1. Program perbaikan struktur politik, memiliki tujuan untuk menyempurnakan konstitusi yang sesuai dengan dinamika kehidupan politik nasional dan aspirasi masyarakat serta perkembangan lingkungan strategis internasional, mengembangkan institusi politik demokrasi, dan menciptakan netralitas pegawai negeri sipil, polisi dan militer, serta menguatkan mekanisme pelaksanaannya. Sasaran dalam program ini berupa terwujudnya suatu struktur politik yang demokratis, yang memiliki pokok pemisahan kekuasaan yang tegas dan keseimbangan kekuasaan dalam mewujudkan peningkatan lembaga-lembaga negara di dalam menjalankan peran, fungsi dan tugasnya.
  2. Program peningkatan kualitas proses politik, memiliki fungsi dari program peningkatan kualitas proses politik yaitu untuk meningkatkan kualitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum, meningkatkan kualitas partai-partai politik, dan organisasi kemasyarakatan serta partisipasi politik oleh seluruh rakyat. Sasaran dari program tersebut yaitu terwujudnya pemilu yang demokratis dan transparan.
  3. Program pembangunan budaya politik, tujuan suatu program ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman dari masyarakat terhadap hak dan kewajiban politiknya, meningkatkan kualitas komunikasi serta kapasitas kontrol politik oleh masyarakat, serta membangun suatu karakter bangsa yang kuat sebagai identitas diri suatu bangsa sehingga terciptanya suatu masyarakat Indonesia yang maju, bersatu, rukun, damai, demokratis, dinamis, toleran, sejahtera, adil dan makmur. Adapun sasaran dari program ini yaitu untuk memenuhi hak dan kewajiban politik seluruh masyarakat secara maksimal sesuai pada kedudukan, fungsi, dan perannya dalam sistem politik nasional.

 

  • Hubungan Luar Negeri

Hubungan antara politik luar negeri dan Indonesia dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi baik di dalam maupun di luar negeri. Kinerja hubungan dan politik luar negeri akan bergantung pada kenyataan politik di dalam negeri yang secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi diplomasi sebagai manifestasi politik luar negeri. Juga sebaliknya, pelaksanaan politik luar negeripun dipengeruhi oleh suatu perubahan yang mendasar di dalam tata hubungan internasional, baik tingkat regional maupun internasional.

  1. Program penguatan politik luar negeri dan diplomasi, tujuan dari program tesebut yaitu untuk meningkatkan peran dan partisipasi Indonesia dalam berbagai kerjasama internasional baik yang bersifat bilateral, regional, ataupun multilateral yang memiliki orientasi pada kepentingan nasional sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian bangsa.  Sasaran dari program ini yaitu adanya peningkatan kualitas dan kinerja dari seluruh aparatur penyelenggara hubungan luar negeri serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana penyelenggaraan hubungan luar negeri.
  2. Program peningkatan kerjasama ekonomi luar negeri, fungsi dari program ini yaitu untuk mencari peluang dan potensi diri bangsa di luar negeri serta meningkatkan dukungan dari masyarakat luar negeri dalam rencana pemulihan ekonomi. Sasaran dari program tersebut yaitu mewujudkan peningkatan dukungan dari dunia internasional kepada Indonesia dengan tujuan sebagai pemulihan dan perbaikan perekonomian nasional serta dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  3. Program perluasan perjanjian ekstradisi, tujuan dari program perluasan perjanjian ekstradisi yaitu untuk meningkatkan kerjasama internasional dalam melakukan pemberantasan kejahatan lintas batas (pencurian batas negara) dan melakukan operasi keamanan yang berdimensi internasional. Dan sasaran dari program tersebut yaitu terbinanya suatu kerjasama Internasional dalam upaya pembarantasan kesejahteraan lintas batas serta terwujudnya suatu perjanjian ekstradisi dengan negara-negara yang lain.
  4. Program peningkatan kerjasama bilateral, regional dan global/ multilateral, tujuan dari program ini yaitu untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, baik dengan cara bilateral, regional maupun global/ multilateral. Adapun sasaran dari program diatas yaitu terwujudnya suatu kerja sama internasiomal yang dapat saling menguntungkan di berbagai bidang, serta terciptanya keseimbangan politik di kawasan Asia dan Pasifik serta kawasan internasional yang lain.

 

Sumber :

http://retnoeka.wordpress.com/2013/05/12/keberadaan-politik-pembangunan-nasional-terhadap-internasional/

 

http://aldidoniprabowo.blogspot.com/2012/03/politik-pembangunan-nasional-dan.html

http://vvdwivcahyovv.blogspot.com/2013/05/keberadaan-politik-pembangunan-nasional.html

http://intanjulianaa.wordpress.com/2013/05/28/keberadaan-politik-pembangunan-nasional-terhadap-internasional/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: